Ekspor Toyota Indonesia Tembus 3,15 Juta Unit

Ekspor Toyota Indonesia Tembus 3,15 Juta Unit

Ekspor Toyota Indonesia Tembus 3,15 Juta Unit ke 100 Negara

Kinerja ekspor kendaraan yang dilakukan Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) terus menunjukkan tren positif. Hingga menjelang akhir 2025, total ekspor mobil Toyota dari Indonesia tercatat telah mencapai lebih dari 3,15 juta unit yang dikirim ke hampir 100 negara di berbagai kawasan dunia.

Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, menyebut capaian ini merupakan hasil perjalanan panjang industri Toyota di Indonesia yang telah berlangsung lebih dari lima dekade.

Berawal dari Penjualan CBU

Toyota pertama kali hadir di Indonesia pada 1971 dengan fokus pada penjualan kendaraan secara utuh atau completely built up (CBU). Seiring perkembangan industri otomotif nasional, kegiatan produksi kemudian berkembang dari sekadar perakitan menjadi manufaktur lokal.

Perbedaan utama antara perakitan dan manufaktur terletak pada penggunaan komponen. Pada tahap perakitan, seluruh komponen masih diimpor dan hanya dirakit di dalam negeri. Sementara pada tahap manufaktur, sebagian besar komponen sudah diproduksi secara lokal.

Indonesia Jadi Basis Ekspor Sejak 1987

Peran Indonesia dalam jaringan produksi global Toyota semakin berkembang ketika pada 1987 negara ini mulai dijadikan basis ekspor kendaraan ke berbagai negara.

Sejak saat itu, kapasitas produksi dan jaringan distribusi terus diperluas. Saat ini, kendaraan buatan Indonesia telah dipasarkan ke hampir 100 negara yang tersebar di Asia, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Australia, hingga Oseania.

Ekspor Kendaraan Elektrifikasi Terus Naik

Selain kendaraan konvensional, ekspor kendaraan elektrifikasi juga mengalami peningkatan. Model hybrid menjadi salah satu kontributor pertumbuhan ekspor Toyota dari Indonesia.

Secara tahunan, ekspor kendaraan Toyota tercatat meningkat sekitar 7 persen pada awal tahun, sementara ekspor kendaraan elektrifikasi khususnya hybrid tumbuh sekitar 11 persen.

Beberapa model yang paling banyak diekspor antara lain:

  • Toyota Kijang Innova Zenix (ICE dan HEV)
  • Toyota Veloz
  • Toyota Fortuner
  • Toyota Yaris Cross Hybrid

Kontribusi Besar untuk Ekspor Nasional

Sepanjang 2025, TMMIN mencatat ekspor sebanyak 298.457 unit kendaraan, meningkat dibandingkan 2024 yang mencapai 276.089 unit. Angka tersebut menyumbang sekitar 60 persen dari total ekspor mobil nasional.

Secara kumulatif sejak 1987 hingga akhir 2025, Toyota Indonesia telah mengirimkan 3.151.794 unit kendaraan hasil produksi dalam negeri ke pasar global.

Ke depan, Toyota berencana terus meningkatkan kinerja ekspor sekaligus menjaga keseimbangan permintaan pasar domestik di tengah dinamika industri otomotif global.