Recall Volvo EX30 Global, Unit Indonesia Terdampak

Recall Volvo EX30 Global, Unit Indonesia Terdampak

Recall Global Volvo EX30, Unit di Indonesia Ikut Terdampak

Mobil listrik Volvo EX30 mengalami recall di sejumlah negara akibat potensi masalah pada komponen baterai tegangan tinggi. Permasalahan ini berisiko menimbulkan panas berlebih saat proses pengisian daya dan dalam kondisi tertentu dapat memicu percikan api.

Secara global, pabrikan asal Swedia Volvo menarik kembali lebih dari 40.000 unit kendaraan untuk dilakukan pemeriksaan dan perbaikan.

Lebih dari 40 Ribu Unit Terdampak

Berdasarkan laporan dari CarExpert, sekitar 2.815 unit Volvo EX30 di Australia turut masuk dalam program penarikan kembali tersebut. Pemilik kendaraan bahkan disarankan sementara waktu untuk tidak mengisi daya baterai lebih dari 70 persen.

Masalah yang ditemukan berkaitan dengan modul sel pada baterai tegangan tinggi yang berpotensi mengalami panas berlebih saat pengisian daya dengan arus tinggi. Jika kondisi ini terjadi, risiko kebakaran dapat muncul.

Untuk mengatasinya, Volvo akan mengganti komponen baterai yang terdampak pada seluruh unit yang masuk program recall.

Program ini mencakup dua varian utama, yakni:

  • EX30 Single Motor Extended Range
  • EX30 Twin Motor Performance

Unit Indonesia Juga Masuk Program Recall

Di Indonesia, pihak Volvo memastikan bahwa beberapa unit EX30 yang telah dipasarkan juga termasuk dalam program recall global tersebut.

GM Sales & Operational Volvo Cars Indonesia, Heryanto Djayaputra, mengatakan pihaknya telah mulai berkomunikasi dengan konsumen untuk melakukan penanganan.

Perusahaan saat ini tengah mempersiapkan pemanggilan pemilik kendaraan agar unit yang terdampak dapat segera diperbaiki.

Terkait Batch Produksi Awal 2024

Sementara itu, Corporate Planning Volvo Cars Indonesia, Ilham Suryo Aldianto, menjelaskan bahwa permasalahan ini terutama ditemukan pada unit EX30 dari batch produksi awal tahun 2024.

Beberapa kendaraan milik konsumen disebut sudah selesai ditangani, bahkan ada pula unit yang tidak mengalami masalah sama sekali.

Meski begitu, Volvo tetap melakukan pemantauan secara ketat untuk memastikan seluruh kendaraan aman digunakan serta mengidentifikasi penyebab pasti dari isu tersebut.

Langkah recall ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Volvo dalam menjaga standar keselamatan kendaraan listrik yang mereka produksi.