Daihatsu Rocky Hybrid Raup 550 Pesanan, Inden hingga April 2026
Daihatsu Rocky Smart Hybrid mencatat respons pasar yang positif sejak resmi dipasarkan di Indonesia. Hingga akhir Januari 2026, total pemesanan model hybrid tersebut telah menembus sekitar 550 surat pemesanan kendaraan (SPK).
Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk.–Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Tri Mulyono, mengungkapkan bahwa angka tersebut terus bertambah sejak peluncuran resminya.
“Sampai akhir tahun 2025 itu sudah 500 SPK, dan hingga akhir Januari totalnya kurang lebih 550. Untuk pengiriman, 40 unit pertama sudah kami serahkan saat GJAW kemarin,” ujar Tri saat ditemui di Kemayoran, Jakarta.
Inden Tak Terhindarkan, Pengiriman Bertahap
Meski penyerapan pasar terbilang tinggi, Daihatsu mengakui proses pengiriman unit masih berjalan bertahap. Hal ini disebabkan keterbatasan alokasi produksi dari Jepang, mengingat Rocky Hybrid juga memiliki permintaan tinggi di negara asalnya.
“Masih terjadi proses inden karena kami harus menunggu tambahan unit yang dialokasikan prinsipal. Produksi juga harus berbagi dengan kebutuhan domestik Jepang,” jelas Tri.
Bagi konsumen yang melakukan pemesanan saat ini, Daihatsu memprediksi unit baru akan diterima sekitar April 2026. Adapun distribusi Rocky Hybrid sejauh ini masih difokuskan di kota-kota besar.
Meluncur di GIIAS 2025, Harga di Bawah Rp 300 Juta
Sebagai catatan, Daihatsu Rocky Hybrid pertama kali diperkenalkan kepada publik Indonesia pada 2022, sebelum akhirnya resmi dijual pada GIIAS 2025. Saat itu, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memasarkan mobil ini dengan harga Rp 299,8 juta, serta banderol promo sekitar Rp 293 jutaan selama pameran.
Harga tersebut menjadikannya salah satu SUV hybrid paling terjangkau di Tanah Air.
Teknologi e-Smart Hybrid yang Efisien
Daihatsu Rocky Hybrid mengusung teknologi e-Smart Hybrid dengan sistem seri. Artinya, mesin bensin tidak langsung menggerakkan roda, melainkan berfungsi sebagai generator listrik.
Mesin 1.200 cc 3-silinder WA-VEX menghasilkan daya listrik yang disimpan ke baterai lithium-ion berkapasitas 0,74 kWh yang ditempatkan di bawah jok belakang. Selanjutnya, tenaga listrik tersebut disalurkan ke motor penggerak roda depan.
Skema ini membuat karakter berkendara Rocky Hybrid terasa seperti mobil listrik, namun tanpa perlu pengisian daya eksternal.
Konsumsi BBM Jadi Nilai Jual Utama
Efisiensi bahan bakar menjadi keunggulan utama Rocky Hybrid. Daihatsu mengklaim konsumsi BBM mencapai:
- 28 km/liter berdasarkan standar WLTP
- 34,8 km/liter berdasarkan metode Japan Cycle 08 (JC08)
Angka tersebut menjadikannya salah satu SUV kompak paling irit di kelasnya.
Fitur Keselamatan Lebih Lengkap
Dari sisi keselamatan, Rocky Hybrid dibekali fitur yang lebih lengkap dibanding versi konvensional. Mulai dari 6 airbags, ABS, EBD, Vehicle Stability Control (VSC), Hill Start Assist (HSA), hingga ISOFIX untuk kursi anak.
Kenyamanan kabin juga ditingkatkan dengan peredaman yang lebih senyap.
Tak hanya itu, tersedia pula Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang mencakup delapan fungsi, antara lain Collision Warning, Avoidance Assist Brake, hingga Lane Departure Warning.
