VinFast Resmi Produksi Lokal di Indonesia
VinFast Rakit Lokal di Subang, Aktivitas bisnis VinFast di Indonesia memasuki fase baru. Produsen mobil listrik asal Vietnam ini resmi memulai perakitan lokal di pabrik Subang, Jawa Barat.
Dengan hadirnya fasilitas tersebut, VinFast berharap dapat meningkatkan tingkat komponen dalam negeri atau TKDN secara signifikan.
Investasi Capai USD 1 Miliar
CEO VinFast Asia, Pham Sanh Chau, mengungkapkan bahwa total investasi yang disiapkan mencapai USD 1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun. Pada tahap awal, realisasi investasi telah mencapai USD 300 juta atau Rp 4,8 triliun untuk pembangunan pabrik.
Langkah ini menjadi bukti komitmen VinFast terhadap industri otomotif nasional.
Target TKDN Bertahap hingga 2030
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, VinFast menargetkan TKDN 40 persen pada 2026. Selanjutnya, angka itu akan meningkat menjadi 60 persen pada 2028–2029.
Pada akhirnya, VinFast membidik TKDN 80 persen mulai 2030. Target ini sejalan dengan strategi jangka panjang perusahaan di Indonesia.
Baterai Lokal Jadi Kontributor Utama
Lebih lanjut, Chau menjelaskan bahwa nilai TKDN awal banyak disumbang dari kerja sama dengan Gotion Indonesia sebagai pemasok baterai.
Komponen baterai memiliki kontribusi besar dalam struktur kendaraan listrik. Oleh karena itu, lokalisasi baterai saja sudah mampu mendongkrak TKDN hingga 30–40 persen.
Produksi Lokal Tekan Biaya Produksi
Dengan produksi baterai di dalam negeri, VinFast optimistis biaya produksi kendaraan listrik dapat ditekan. Hal ini penting karena baterai masih menjadi komponen termahal dalam mobil listrik murni.
Selain itu, produksi lokal juga dinilai dapat memperkuat daya saing harga di pasar Indonesia.
Pabrik Dibangun Bertahap di Lahan 171 Hektare
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menambahkan bahwa pabrik VinFast dibangun di atas lahan 171 hektare. Namun, pengembangannya dilakukan secara bertahap dalam beberapa fase.
Pabrik tersebut rampung dalam waktu 17 bulan, menunjukkan percepatan realisasi investasi.
Kapasitas Awal 50 Ribu Unit per Tahun
Pada fase awal, pabrik VinFast di Subang memiliki kapasitas produksi 50 ribu unit per tahun. Operasionalnya melibatkan sekitar 900 tenaga kerja.
Seiring pengembangan fase lanjutan, kapasitas dan jumlah tenaga kerja akan terus bertambah.
Target Kapasitas Maksimal 350 Ribu Unit
Jika seluruh fase pembangunan selesai, kapasitas produksi pabrik VinFast diproyeksikan meningkat hingga 350 ribu unit per tahun. Total tenaga kerja yang terserap bisa mencapai 15 ribu orang.
Penyesuaian kapasitas akan mengikuti kebutuhan pasar dan permintaan kendaraan.
Seluruh Model VinFast Akan Dirakit Lokal
Tak hanya satu model, VinFast memastikan seluruh jajaran produk yang telah dipasarkan di Indonesia akan masuk lini produksi lokal.
Model tersebut mencakup VF3, VF5, VF6, VF7, hingga MPV tujuh penumpang terbaru VinFast Limo Green.
