Chery Kaji Akuisisi Pabrik Handal untuk Perkuat Produksi di Indonesia

Chery Kaji Akuisisi Pabrik Handal untuk Perkuat Produksi di Indonesia

Chery Kaji Akuisisi Pabrik Handal Jadi Basis Produksi

PT Chery Sales Indonesia terus menggodok arah investasinya menjelang pergantian tahun. Saat ini, pabrikan asal China tersebut tengah menimbang berbagai opsi fasilitas produksi di Indonesia.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah rencana akuisisi pabrik milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) di kawasan Pondok Ungu, Bekasi. Isu tersebut sebelumnya sempat ramai dibicarakan di industri otomotif.

Namun demikian, pihak Chery menegaskan bahwa keputusan final hingga kini belum ditetapkan.


Keputusan Akuisisi Masih dalam Tahap Kajian

Head of Brand Department Chery Sales Indonesia, Rifkie Setiawan, menyampaikan bahwa perusahaan masih mempelajari seluruh opsi investasi secara menyeluruh.

“Saat ini belum ada keputusan. Masih dipelajari metode terbaik untuk investasi ke depannya,” ujar Rifkie saat ditemui di Tangerang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kajian tersebut mencakup beberapa skema. Mulai dari akuisisi pabrik, kerja sama melalui joint venture, hingga membangun fasilitas produksi baru dari nol.

“Kami masih melakukan studi. Apakah itu beli, joint venture, atau bangun sendiri, semuanya sedang dibahas oleh manajemen pusat,” jelasnya.


Pengumuman Arah Investasi Ditargetkan Awal Tahun

Meski masih dalam tahap pembahasan, keputusan soal arah investasi dipastikan tidak akan menunggu lama.

Sebagai informasi tambahan, Rifkie mengisyaratkan bahwa pengumuman resmi kemungkinan akan dilakukan pada awal tahun mendatang.

“Kemungkinan diumumkan awal tahun,” tegasnya.

Langkah ini dinilai krusial, mengingat kapasitas produksi saat ini terus dikejar oleh peningkatan permintaan pasar.


Permintaan Jaecoo J5 Jadi Salah Satu Faktor Utama

Di sisi lain, lonjakan permintaan membuat kapasitas produksi eksisting mulai terbatas. Terlebih, produksi Chery saat ini juga dibagi dengan sub-brand mereka, yakni Jaecoo.

Salah satu model yang memberi tekanan besar pada kapasitas produksi adalah Jaecoo J5.

“Sekarang kapasitas sudah penuh karena dikejar juga oleh Jaecoo J5,” ungkap Rifkie.

Sebagai catatan, saat ini baik Chery maupun Jaecoo masih dirakit di fasilitas pabrik Handal.


Target Produksi 20 Ribu Unit hingga Akhir Tahun

Sementara itu, Chery Indonesia telah menetapkan target produksi ambisius untuk tahun ini. Perusahaan membidik angka 20 ribu unit.

Hingga saat ini, realisasi produksi sudah mencapai sekitar 16 ribu unit. Jumlah tersebut bahkan mendekati 17 ribu unit bila ditambah kontribusi ekspor.

“Target produksi kami 20 ribu unit setahun. Sekarang sudah di 16 ribuan, hampir 17 ribu kalau termasuk ekspor,” tutup Rifkie.