Mobil Mild Hybrid Suzuki Dilengkapi Baterai Tambahan, Ketahui Pantangannya
Mobil Suzuki dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) kini dilengkapi baterai tambahan seperti halnya kendaraan hibrida. Bedanya, baterai lithium-ion berkapasitas 12 Volt 10 Ah ini berukuran lebih ringkas dan tersembunyi di bawah jok depan.
Model yang sudah memakai baterai tambahan ini antara lain Ertiga Hybrid, XL7 Hybrid, Grand Vitara, dan Fronx.
Perawatan Tidak Rumit
Menurut Suwandi, perwakilan Suzuki, perawatan mild hybrid tidak jauh berbeda dengan mobil konvensional. Pemeriksaan dilakukan menggunakan Suzuki Diagnostic Tool untuk memantau kondisi baterai.
“Secara umum sama seperti model lain yang non-hybrid. Kalau di bengkel resmi Suzuki biasanya kita lakukan pengecekan lewat alat diagnostik,” jelas Suwandi di Pulogadung.
Meski begitu, ada sejumlah hal yang wajib diperhatikan pemilik terkait keberadaan baterai tambahan tersebut.

Pantangan Pemilik: Jangan Tutup Baterai
Suwandi mengingatkan agar pemilik mobil tidak menyimpan barang di bawah jok depan atau menutup area baterai dengan karpet tambahan.
“Pastikan di bawah jok tidak ada barang yang menutup baterai karena butuh sirkulasi udara agar tidak panas. Kalau pasang karpet dasar biasanya tukang sudah tahu, dibuat potongan khusus,” terangnya.
Selain itu, pemilik dilarang membongkar atau memodifikasi sendiri komponen baterai. Tegangan listrik dan kesalahan penanganan bisa berdampak pada komponen lain.
Risiko Jika Baterai Kosong
Baterai lithium-ion memang tergolong maintenance free, tetapi bisa tetap kehilangan daya bila mobil jarang dipakai. Suzuki menyarankan mobil digunakan setidaknya sekali dalam sebulan agar baterai tetap aktif.
Jika baterai benar-benar habis, maka tidak bisa diisi ulang dan harus diganti dengan unit baru. Untungnya, Suzuki memberikan garansi baterai hingga 8 tahun atau 160 ribu km (mana yang lebih dulu tercapai).
Bagian dari Teknologi SHVS
Baterai tambahan ini merupakan salah satu dari tiga komponen utama sistem SHVS bersama mesin K15C 1.500 cc dan Integrated Starter Generator (ISG).
ISG berfungsi sebagai generator listrik kecil yang menggantikan alternator dan starter. Energi dari baterai digunakan untuk memberikan power assist ke mesin, sehingga kinerja mesin lebih ringan dan efisien, meski tidak menghadirkan sensasi EV mode layaknya mobil listrik murni.
