BYD Lampaui Toyota Jadi Importir Mobil Terbesar 2025
Sepanjang Januari–Juli 2025, BYD lampaui Toyota dalam daftar importir mobil utuh (CBU) terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo, pabrikan asal Tiongkok tersebut mengimpor 20.795 unit kendaraan, unggul dari Toyota yang mencatat 18.673 unit.
BYD M6 Jadi Penyumbang Terbesar
Model BYD M6 memimpin penjualan dengan 11.421 unit. Pertumbuhannya terbilang pesat: Mei 1.275 unit, Juni naik 20,1% menjadi 1.531 unit, dan Juli melonjak ke 4.178 unit.
Sealion 7 berada di posisi kedua dengan total 7.900 unit, sementara Atto 3 melengkapi tiga besar dengan 574 unit.

Toyota Tertahan di Posisi Kedua
Toyota mencatat impor 18.673 unit, dipimpin Hilux dengan 7.870 unit, Hiace sebanyak 4.174 unit, dan Hilux Rangga sebanyak 2.554 unit.
Persaingan di Posisi Ketiga dan Keempat
Mitsubishi menempati posisi ketiga dengan total 8.525 unit, terutama dari Triton yang justru mengalami penurunan dalam tiga bulan terakhir.
Pendatang baru Denza langsung menggebrak di posisi keempat berkat model tunggal D9, dengan total 7.892 unit.
Merek Lain yang Masih Andalkan Impor
Suzuki mengimpor 5.543 unit untuk melengkapi portofolio hybrid dan hatchback. AION mencatat 3.126 unit, Mazda 1.677 unit, dan Hyundai 1.564 unit.
Secara keseluruhan, impor mobil utuh ke Indonesia pada periode tersebut mencapai 76.775 unit.
